Ketua Yayasan


Pria kelahiran Nganjuk Jawa Timur 7 Maret bernama H Mujito Hadi,S.Pd, MM memang punya obsesi besar dalam dunia kesehatan sekaligus memajukannya, itu sebabnya pria yang punya pengalaman menjadi guru di SPK Yayasan Rumah Sakit Islam Samarinda ini lantas mendirikan pendidikan/sekolah ilmu kesehatan bernama STIKES Wiyata Husada Samarinda.

 

            Dasarnya ia memang cinta dunia pendidikan khususnya kesehatan, maka ia kembali merintis mendirikan Akademik keperawatan Muhammadiyah Samarinda dan tahun 2006 mendirikan Akademik Kebidanan Permata Husada  Samarinda. Selanjutnya pria yang pernah menjadi Pudir I dan III benar-benar focus pada pengembangan STIKESnya

            Itu sebabnya dalam rangka memajukan STIKES Wiyata Husada Samarinda. Selain meningkatkan dan melengkapi sarana prasarana STIKES juga terus meningkatkan SDM dengan antara lain mengirimkan para dosesnya untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi, seperti ke Universitas Indonesia, UGM dan Universitas Brawijaya malang dan ke sejumlah perguruan tinggi berkualitas lainnya.

            Hal ini juga sekaligus untuk menjawab dan menghadapi persaingan dan tantangan di era global yang diwarnai dengan kemajuan teknologi informasi yang begitu pesat. Itu sebabnya pria yang pernah menuntut ilmu di Akper Karya Husada Kediri ini juga terus menimba ilmu seperti lewat Rakorwil Pimpinan PTS, kemudian Pelatihan Standar Penjaminan Mutu Internal dan lain sebagainya.

            Semua kegiatan yang diikutinya itu, menunjukkan kalau H. Mujito Hadi MM Ketua Yayasan Wiyata Husada, benar-benar mempunyai komitmen dan serius ingin terus meningkatkan mutu/kualitas, hal ini sekaligus juga sebagai upaya untuk terus memajukan pendidikan Sekolah Tinggi Kesehatannya,

            Karena itu ia dengan meningkatkan SDM para staf pengajarnya, dimana STIKES ini memiliki 26 dosen, 60 persen diantaranya berpendidikan S2 mempunyai harapan menghasilkan lulusan yang berkualitas dan baik sehingga mampu bersaing dan menjawab persaingan. Terlebih di era global seperti sekarang ini dimana persaingan dan tantangan yang ketat dibidang apapun tak bisa dihindari, maka dengan SDM yang baik dan berkualitas mampu menghadapi persaingan.

            Maka ia yang benar-benar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas, bisa membawa peserta didiknya lulus dengan predikat berkualitas, dengan demikian, STIKES nya akan lebih meningkat, kreatif, inovatif, kompetitif dan kredibel. Jauh dari pada itu dengan komitmen dan peningkatan SDM itu pula diharapkan pada tahun 2016 dimana STIKES Wiyata Husada berusaha memperoleh akreditasi B atau A akan terwujud

            Maka atas kiprah dan dedikasinya ia memperoleh penghargaan dari FKWI Jawa Tengah sekaligus ia memgapresiasinya Disamping itu penghargaan ini juga sebagai motivasi untuk terus berinovasi melakukan pengembangan kegiatan akademik maupun pengembangan sarana dan prasarana secara berkelanjutan.

            Atas penghargaan yang diterimanya ini pula, ia selaku ketua juga menyampaikan apresiasi kepada civitas akademik (dari dosen, staf, karyawan sempai mahasiswa) Karena tanpa dukungan dan pengertiannya, semua tidak akan menjadikan berhasil. Dan integritasi dari seluruh proses akademik, organisasi dan sumber daya yang ada di STIKES Wiyata Husada.

            Itu sebabnya atas kerbehasilan yang dicapai, diperlukan langkah perjuangan, usaha yang keras tanpa kenal lelah serta terus mencari terobosan-terobosan dan tidak lupa pula terus berdoa kepada Allah, sehingga program-program yang telah terencana di STIKES Wiyata Husada dan cita-cita bisa terealisasi.

            Kiprah, tekad dan perjuangannya serta pengabdian dan cita-citanya di bidang pendidikan khususnya pendidikan kesehatan dari sosok pendiri dan Ketua Yayasan yang satu ini,, memang luar biasa. Itu sebabnya ia pantas menjadi teladan dan inspirasi bagi yang lain, termaksud anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa, dalam mewujudkan sebuah cita-citanya sehingga berguna bagi bangsa dan Negara

            Karena itu kalau menyimak perjalanan, kiprah dan kegiatan dari sosok pendiri dan ketua yayasan yang satu ini dalam komitmennya memajukan pendidikan khususnya pendidikan kesehatan tentunya pantas menjadi panutan bagi anak muda sebagai generasi penerus bangsa pada saat ini, sebab, ia bisa berkarya menciptakan sekolah pendidikan kesehatan mencetak tenaga kerja kesehatan, sehingga banyak orang yang terlibat ikut merasakan manfaatnya.

            Oleh sebab itu generasi muda sebagai generasi penerus bangsa ini dimana pengaruh global yang kuat dimana ada persaingan dan tantangan dalam rangka mewujudkan cita-citanya, memang perlu kreatif inovatif dan mau terus mencari terobosan sehingga menemukan cara yang baru untuk sebuah kesuksesannya, dengan demikian keberhasilan itu berguna bagi dirinya dan bermanfaat bagi banyak orang. 

Top